Home / Daerah

Kamis, 30 April 2020 - 16:54 WIB

Gegara Makan Kapurung Bareng, Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Parepare – Tujuh pasien Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau (RSUD AM) Kota Parepare, dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19.

Ketujuh pasien tersebut masuk dalam kluster Kapurung, bersama dengan sembilan PDP yang saat ini masih dalam proses perawatan dan menunggu hasil swab dari Laboratorium Kesehatan Makassar.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, saat ini kita telah mendapatkan tujuh hasil swab PDP yang kami rawat di RSUD Andi Makkasau, yang mana ketujuh Pasien tersebut dinyatakan Positif Covid-19, sesuai dengan hasil Swab dari Laboratorium Kesehatan Makassar.

“Memang kita telah dapat hasil swab tujuh PDP kami dimana semuanya terinfeksi virus Corona atau mendapatkan hasil positif,” ujar TP.

Baca  Jenazah Korban Corona Banyak Ditolak, Habib Rizieq Menyerukan Hal Ini Kepada Umat Islam! 

“Ketujuh pasien ini merupakan warga dengan kluster yang sama yakni kluster Kapurung yang terbagi atas dua kecamatan, yakni 2 dari Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, dan 5 dari Perumnas Lompoe, Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki,”katanya.

Ketua MKGR Provinsi Sulsel ini, menjelaskan, saat ini juga selain tujuh pasien positif tersebut, pihaknya juga merawat sebanyak 13 Pasien Dalam Pengawasan, yang sedang ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.

“13 Pasien tersebut diantaranya 9 pasien itu dari kluster Kapurung sama dengan pasien yang positif, sementara empat lainnya merupakan kluster berbeda,”terangnya.

Eks Praktisi hukum ini, menjelaskan, penempatan nama kluster kapurung ini tidak lain karena adanya aktivitas perkumpulan mereka, melalui buat acara Kapurung yang dilakukan di perumahan Lompoe Mas, yang mana titik dari Pasien Positif terbanyak saat ini.

Baca  Anies: Karena Kita Tak Boleh Karantina Wilayah, Maka Kita Karantina Wajah

“Dua pasien dari Ujung Bulu ini datang di Lompoe Mas untuk membuat acara kapurung, hanya saja kita tidak tahu awal mula terjadinya penyebaran virus tersebut, karena masing-masing ada riwayat perjalanan,” terangnya.

“Yang jelas semua warga yang ada dalam acara kapurung tersebut telah kita tracking, dan dengan tambahan positif ini maka kita tentunya akan kembali tracking lagi, termasuk keluarga dekat dan orang yang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut,”urainya.

Baca  WNI Dievakusi dari Wuhan, 100 Rumah Sakit Siapkan Ruang Isolasi

Taufan sendiri mengimbau kepada masyarakat Kota Parepare, dengan penambahan pasien positif yang cukup drastis ini agar tetap mengutamakan ke selamatan dan menjaga kesehatan, selain itu jangan melakukan aktivitas diluar rumah jika bukan hal yang sangat urgen.

“Kalau memang tidak terlalu urgen sebaiknya tidak untuk keluar rumah dan sebaiknya melakukan aktivitas diluar rumah,”ajak Taufan.

Dia samping itu, selain itu Ia juga menghimbau agar warga tahan diri dulu membuat kegiatan apapun baik kegiatan biasa maupun kegiatan ibadah yang mengumpulkan banyak orang, karena ini merupakan potensi yang besar. (MT)

Share :

Baca Juga

Daerah

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas

Daerah

Heboh Anies Larang Suami Istri Berhubungan Intim, Eh Gak Taunya…

Daerah

Pemprov Jatim Izinkan Masjid Gelar Salat Id Berjemaah di Masjid

Daerah

Seperti Tak Terpengaruh Corona, Bandara Adisutjipto Tetap Layani Rute Malaysia dan Singapura

Daerah

Bupati Mamteng ke Luhut: Jangan Bicara Sembarangan, Ini Rakyat Kami!

Daerah

Tanpa Jarak, Ribuan Orang Tarawih di Masjid Baiturrahman Aceh

Daerah

Kerumunan di Pasar Masih Terjadi, Pemkot Bandung Pasrah, Ya Sudahlah

Daerah

Wah, Haerul Sang Pembuat Pesawat Selain Tak Tamat SD Juga Memiliki Istri Empat