Home / Global / Nasional

Rabu, 27 November 2019 - 05:00 WIB

Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi

BERITAWAJO.COM, FAJAR.CO.ID — Kegaduhan terkait pernyataan Agnez Mo bahwa dia tidak berdarah Indonesia, dinilai pengamat politik Edison Lapalelo berlebihan. Bahkan peneliti Parameter Research Consultant itu sudah dipolitisasi.

Seperti diketahui pernyatan Agnez Mo bahwa dirinya tidak memiliki darah Indonesia saat diwawancara oleh Kevin Kenry menuai kontroversi. Dalam keterangannya, Agnez menyampaikan dirinya berdarah Jepang, Jerman, dan Tiongkok. Namun dalam kesempatan yang sama, Agnez menegaskan dirinya adalah orang Indonesia dan sebagai kelompok minoritas diterima sangat baik di Indonesia.

Baca  Tidak Ada Unggahan Duka Jokowi untuk Djoko Santoso, Adhie Massardi: TNI Memang Lebih Dekat ke Rakyat


Foto Istimewa

Lebih lanjut, Edison mengatakan pernyataan Agnez sejatinya biasa saja. Tetapi memang dari pernyataan Agnez itu rawan memicu berbagai tanggapan. Sejumlah anggota DPR bahkan meragukan nasionalisme Agnes. Sampai kemudian Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta polemik ini diakhiri. Tidak perlu terus digoreng atau dibesar-besarkan.

Edison menyampaikan dirinya tidak meragukan nasionalisme Agnes. Bahkan dia meyakini bahwa Agnes, sesuai dengan Undang-undang Kewarganegaraan, memiliki KTP Indonesia. Kasus ini sama seperti cerita Carlos. M. Baron mantan pemain sepakbola di klub Real Betis yang berkewarganegaraan Indonesia serta mencalonkan sebagai Bupati Samosir.

Baca  Keluhan Listrik Naik, Ini Tarif Terkini dan Cara Menghitung Tagihan Pribadi

Dia menjelaskan polemik Agnes menunjukkan bahwa adanya sensivitas nasionalisme kebangsaan saat ini. “Saya berasumsi bahwa nasionalisme kita sudah ada pada ambang mengkhawatirkan,” jelasnya di Jakarta Rabu (28/11). Nasionalisme saat ini bisa jadi akan dieksploitasi oleh berbagai kepentingan. Termasuk kepentingan politik praktis.

Menurut dia lebih baik bangsa Indonesia lebih memperhatikan perilaku yang berdampak baik pada nasionalisme. Bukan sekadar pernyataan yang bisa menimbulkan penafsiran bebas. Padahal pernyataan itu diniatkan untuk kebaikan dan kejayaan kebangsaan Indonesia.

Baca  Terungkap, Ternyata Pasar Inilah Asal Muasal Virus Corona

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Global

China Tolak Penyelidikan Independen Soal Asal Usul COVID-19

Nasional

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pemenang Lawan Covid-19

Nasional

Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown

Global

Kisah Mengharukan Anak 12 Tahun yang Berjuang Melawan Virus Corona

Nasional

Salim Said Sebut Omnya Luhut Terlibat Gestapu

Nasional

Bamsoet soal Lelang Motor Jokowi: Kami Kena Prank

Nasional

Menang Adu Penalti, Madrid Juara Piala Super Spanyol

Global

Trump Ancam Bekukan Dana untuk WHO Karena Menilai WHO Sangat China-sentris