Home / Peristiwa

Minggu, 19 April 2020 - 13:58 WIB

Fenomena Cacing Keluar dari Tanah dan Spekulasi Pertanda Akan Terjadi Gempa

Fenomena ribuan cacing keluar dari dalam tanah di Kota Solo dan beberapa daerah di Sukoharjo dan Klaten menimbulkan beragam spekulasi, termasuk pertanda gempa.

Ribuan cacing itu keluar di pagi hari dan merayap ke permukaan sebelum akhirnya mati. Namun, ada juga ratusan cacing lain yang kembali lagi ke dalam tanah.

Ada yang mengaitkan fenomena cacing keluar dari tanah karena masifnya penyemprotan disinfektan selama pandemi corona.

Namun ada pula yang mengaitkannya dengan dugaan pergerakan tanah atau pertanda gempa bumi.

Kejadian di Bantul

Fenomena cacing keluar dari tanah ini pernah terjadi di Bantul, DIY. Sebelumnya fenomena ini juga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.

Ketika itu, fenomena cacing keluar dari tanah di Bantul dan Pangandaran langsung dikaitkan dengan pertanda gempa bumi.

Kala itu sejumlah ilmuwan dari LIPI memberikan tanggapan atas fenomena cacing keluar dari tanah.

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), lipi.go.id, geolog dari LIPI, Eko Yulianto, mengatakan kemunculan cacing tanah di Bantul tak bisa diabaikan.

Baca  Diwarnai Isu Selingkuh, Begini Kronologi Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Sulsel

“Ada catatan, sebelum gempa Pangandaran, beberapa ahli ITB membuat pernyataan gempa tak mungkin di sana. Yang terjadi sebaliknya, ” katanya.

Sedangkan pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Danny Hilman Natawidjaja punya pendapat lain.

“Kemungkinannya kecil kalau [alasan cacing-cacing ke permukaan tanah] karena tektonik, ” kata Danny kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (3/6/2015).

Dia mengatakan jikapun ada gempa, kemungkinan itu karena aktivitas tektonik yang berasal dari lepas pantai. Meskipun lokasi tersebut, menurut dia, berada jauh dari lepas pantai.

Sementara, kata Danny, energi untuk bisa menimbulkan gempa besar di lokasi itu telah terpakai pada 2006. Dan butuh waktu puluhan tahun untuk mengumpulkan energi baru sebelum bisa menghasilkan gempa.

Dia menduga ada faktor lain yang menyebabkan cacing-cacing tersebut gelisah dan keluar hingga ke permukaan tanah.

Baca  Lecehkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Komika Asal Medan Ditangkap

Namun, dia tak menampik ada kemungkinan gejala tektonik di suatu tempat bisa saja terbaca lewat perilaku hewan-hewan di sekitarnya.

Seperti cacing ini. Perubahan di alam, kata dia, dapat membuat hewan-hewan merasa gelisah dan tak nyaman.

”Insting makhluk hidup bisa merasakan perubahan di alam, seperti waktu gempa di Padang (Sumatera Barat). Sejak sebelum gempa kok tiba-tiba hewan-hewan besar yang enggak keluar, tiba-tiba keluar, ” ujar dia.

Tak Bisa Jadi Indikator

Namun, menurut Danny, hal itu tak selalu terjadi sehingga tak bisa dijadikan indikator atau tolak ukur pertanda gempa. Butuh alat untuk memastikan hal tersebut.

“Enggak selalu terjadi, waktu [gempa] Aceh enggak ada, waktu gempa Nias enggak ada, Mentawai enggak ada, ” tutur dia.

“Belum tervalidasi. Kalau ada satu metode yang enggak tentu, enggak bisa diulang lagi dengan cara yang sama, enggak bisa diakui sebagai scientific method [metode ilmiah], ” kata dia.

Baca  Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Meski begitu, tak bisa dimungkiri sejumlah gempa bumi merusak di dunia di antaranya memang diawali cacing keluar dari tanah, seperti di Haicheng.

Di Taiwan, kemunculan cacing dilaporkan 10 hari menjelang gempa Chi Chi 1999 (Allen dkk, 2000). Beberapa sumber lain yang mengungkap kemunculan cacing menjelang gempa adalah Chen dkk (2000), Rikitake 0979). Whitehead dan Ulusoy (2013), serta Uso dan Fidani (2014).

Mengutip Grant dan Conlan (2015), sebagaimana disampaikan BMKG, kemunculan cacing massal bisa menandai anomali gelombang elektromagnetik frekuensi rendah beberapa hari sebelum gempa.

Namun, lagi-lagi para ilmuwan mengingatkan fenomena cacing keluar dari tanah ini belum dapat dikatakan petunjuk akan ada gempa bumi Ini karena fenomena ini berdiri sendiri tanpa didukung data anomali lainnya.

Share :

Baca Juga

Figur

Kepeleset Di Panggung Miss Universe 2019; Bagaimana Nasib Puteri Indonesia?
WNI Pekerja di Kapal China

Peristiwa

3 Jenazah WNI Pekerja di Kapal China Dibuang ke Laut Lepas, DPR Minta Kemenlu Lindungi ABK yang Hidup

Peristiwa

Video Buaya yang Memangsa Nelayan di Riau Akhirnya Tertangkap

Peristiwa

Abu Janda Kembali bikin Heboh, Akui sebagai Cucu Tuhan

Peristiwa

Ketua Gangster Paling Sulit Ditangkap, Tewas di Tangan Corona dalam 2 Hari

Peristiwa

Dentuman di Jakarta-Bogor Bukan dari Anak Krakatau, Mari Cek dari Mana Sumbernya?

Daerah

Kakek 103 Tahun Menikahi Wanita 30 Tahun; Apa yang Terjadi di Malam Pertama?

Peristiwa

Pencuri Kotak Amal Ini Ambili Uang Pakai Lidi Satu Persatu sampai Dapat Rp 644.000.