Home / Profil

Senin, 4 Mei 2020 - 17:53 WIB

Fakta Kim Jong-un Saat Kecil, Pernah Kepergok Bawa Contekan dan Majalah Dewasa di Tas Sekolahnya

Kemisteriusan Kim Jong-un berbangin lurus dengan misteriusnya negara yang sekarang dia pimpin: Korea Utara.

Tak banyak yang tahu, saat masih kecil, Kim ternyata dikenal sebagia bocah yang lucu.

Tapi ada satu peristiwa ketika itu yang sangat mencengangkan.

Belum lama ini, beredar sebuah foto yang menyebut bahwa Kim Jong-Un pernah sekolah di di Swiss di Liebefeld-Steinholzi di Liebefeld di pinggiran Bern.

Dia mendaftarkan diri dengan nama Pak Un tahun 1998, dan orangtuanya tidak pernah sekalipun datang ke kampusnya.

Dia terus didampingi oleh orang bayaran, dan dulu sewaktu mendaftarkan diri dia mengaku sebagai anak dari karyawan kedutaan Korea Utara.

Baca  Dulunya Kuli Bangunan Tamatan SD, Kini Sukses Punya Apartemen Rp 20 Miliar

Meskipun identitasnya dirahasikan ada banyak petunjuk tentang siapa dia sebenarnya.

Pak un memiliki koleksi sepatu Nike dengan harga fantastis, bahkan empat kali gaji bulanan rata-rata orang Korea.

Dikatakan, Pak Un juga tinggal disebuah apartemen besar di dekat dengan kafe dan restoran pizza dan supermarket.

Saat mengenyam pendidikan, Pak Un adalah pribadi yang lucu dan seorang yang ambisius dengan permainan basket.

Kawan satu sekolahnya Nikola Kovacevic, mengenang, “dia adalah remaja yang sangat kompetitif, sangat ekplosif. Dia playmaker dan membuat sesuatu terjadi.”

“Dia lucu, selalu tertawa saya tidak percaya pernah bermain basket dengannya meski sekarang dia memerintah Korea Utara,” katanya.

Baca  Demi Keselamatan Warganya, Korut Ancam Tembak WN China Jika Dekati Perbatasan

Hal lucu yang pernah terjadi adalah ketika tasnya diperiksa, ditemukan contekan sebelum ujian dan majalah dewasa bertema perbudakan.

Di luar kelas dia juga kerap bermain PlayStation dan menonton film aksi yang dibintangi Jackie Chan.

Namun Pak Un sempat mengungkapkan identitas sebenarnya pada teman terdekatnya, remaja asal Portugis Joao Micaelo.

Dia memberi tahu Joao tentang ayahnya yang terkenal kejam dan bahkan memperlihatkan kepadanya foto-foto itu bersama.

Joao memberi tahu ibunya, yang percaya temannya hanya membuat omong kosong.

Baca  Dukung Inter Milan, Kim Jong-un Tak Ragu Tembak Pendukung Juventus

Tapi dia kemudian berubah pikiran ketika Joao melihat rekaman Kim Jong-il di televisi dan mengatakan kepadanya bahwa itu adalah pria dalam gambar.

Dia adalah seorang murid yang baik, rajin dan ambisius, hobinya adalah basket.

Namun, tidak ada yang menyangka bahwa dia terlahir untuk menjadi seorang diktator di masa depan, meskipun dia belajar banyak tentang demokrasi.

Kemudian pada akhir tahun 2000 Pak tiba-tiba menghilang dari sekolahnya di Swiss sama hanya dengan kedatanganya yang tiba-tiba.

Pada saat itu teman-temannya mengiria bahwa Pak Un sakit, namun sayangnya dia tidak pernah kembali. (Afif/Intisari)

 

Share :

Baca Juga

Profil

Dulunya Kuli Bangunan Tamatan SD, Kini Sukses Punya Apartemen Rp 20 Miliar

Profil

Tinggalkan Jabatan Komisaris BSM, Kapitra Ampera: Saya Menjauh dari Kekuasaan

Profil

Ini Kritik Lengkap Najwa Shihab yang Memancing Kemarahan Anggota DPR

Profil

Kasihan, Ibu Dua Anak Ini Menjadi Sosok yang Dituduh Sebarkan Wabah Corona COVID-19