Home / Hukum

Jumat, 6 Maret 2020 - 00:22 WIB

Fahira Idris Akan Melaporkan Balik Muanas Alaidid ke Polisi

BERITAWAJO.COM – Anggota DPD RI Fahira Idris rencananya akan melaporkan balik Ketua Umum Cyber Indonesia, Muanas Alaidid ke polisi. Sebelumnya Fahira dilaporkan oleh Muanas ke polisi.

“Iya, tentu kami akan laporkan balik,” kata kuasa hukum Fahira, Aldwin Rahadian, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.

Aldwin mengatakan, rencananya pihak Fahira akan melaporkan Muanas pada Jumat (6/3). “Rencana besok akan kami laporkan balik. Karena memang ini berbahaya. Justru yang membuat gaduh itu pelapor,” kata Aldwin.

Ia menjelaskan, di akun Twitter-nya, Fahira mencicit tentang pengawasan terhadap pasien suspects virus corona di Indonesia dengan menautkan link berita dari media online wartakota.tribunnews.com.

Tapi kemudian, kata Aldwin, pihak pelapor memotong sumber berita sehingga akhirnya menimbulkan keresahan di dunia maya. Padahal kliennya hanya menyampaikan berita dari portal berita arus utama tersebut. “Dia potong sumber beritanya. Dia (pelapor) sebetulnya yang hoaks. Inilah yang buat gaduh,” katanya.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPD RI Fahira Idris pada Kamis, untuk diperiksa sebagai saksi terkait cicitannya di akun Twitter Fahira soal virus Corona. Namun Fahira tidak dapat hadir dan mengutus kuasa hukumnya untuk memberikan surat berisi klarifikasi soal cicitan Twitter-nya ke penyidik Bareskrim.

Sebelumnya Fahira Idris dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muanas Alaidid pada Ahad (1/3). Muanas keberatan dengan cicitan Fahira yang dianggapnya telah menimbulkan keresahan.

Sumber

Share :

Baca Juga

Hukum

Kejaksaan Agung Yakin Jiwasraya Direncanakan Dibobol, Kerugian Negara Ditaksir 17 Triliun

Hukum

Mulai hari ini, Aturan Baru Pembuatan SIM Harus Tes Psikologi. Biayanya Diperkirakan 50.000!
Ferdian Paleka Ditangkap

Hukum

Youtuber Ferdian Paleka Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Hukum

KPK Terima Laporan Gratifikasi Rp1,8 M di Masa Pandemi Corona

Hukum

Waw! Sebanyak 18.062 Narapidana dan Anak Telah Dibebaskan

Hukum

Cegah Corona di Penjara, Yasonna Usul Bebaskan 300 Napi Korupsi di Atas 60 Tahun

Hukum

Umat Muslim Diminta Pantau Proses Hukum Abu Janda Hingga Tuntas

Hukum

Meski Sudah Bisa Bebas, Bahar Smith Menolak Karena Tidak Mau Dianggap Utang Budi pada Rezim Zalim