Home / Nasional

Kamis, 30 April 2020 - 15:23 WIB

Fadli Zon Semprot Kemenaker Terima 500 TKA China: Negara Ini Milik Siapa?

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membenarkan telah menyetujui Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) 500 TKA China ke Sulawesi Tenggara, di tengah pandemi corona.

Padahal, Gubernur Sultra, Ali Mazi, bersama DPRD tegas menolak rencana kedatangan 500 TKA tersebut, di saat Indonesia sedang berperang melawan COVID-19.

Anggota Komisi Pertahanan dan Luar Negeri DPR, Fadli Zon, menilai sangat ironis melihat fakta rencana kedatangan 500 TKA China yang akan dipekerjakan di dua perusahaan yaitu PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel.

Baca  Parah! Agus Salim Minta Tolong Anaknya Tenggelam, Pengunjung Lain Anggap Bercanda

“Ironis ketika PHK banyak terjadi, malah ada yang datangkan TKA Cina. Negeri ini milik siapa?,” kata Fadli Zon kepada kumparan, Kamis (30/4).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu tegas mendukung sikap Gubernur Sultra dan jajaran DPRD yang juga tegas menolak kedatangan TKA Cina itu. Sebab, Cina adalah negara awal penyebaran COVID-19.

Baca  Keluarga ABK Kapal China Tuntut Perusahaan Perekrut

“Saya mendukung sikap Gubernur dan DPRD yang menolak kedatangan TKA Cina ini. Karena musim pandemi global dan sumbernya Cina,” tutur Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen itu. (k)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi Setelah Tes Corona; “Hasilnya Tanyakan Ke yang Ngetes”

Nasional

UAS tentang Habib Bahar: Boleh Kau Cabik-cabik Dagingku…Tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan

Nasional

Ringankan Beban di Tengah Pandemi, Mestinya Harga BBM Turun

Nasional

Mantan Suami Menhan, Ini Doa Titiek Soeharto untuk Prabowo

Nasional

Ganjar Tuding PNS Tidak Punya Spirit Berbagi saat Negara dalam Kondisi Krisis, Gaji Dipotong Protes

Nasional

Mahfud Sebut Beda Data Corona karena Pemda Telat Lapor

Nasional

Ahok Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ini Kata Sandiaga!

Nasional

Video: Suara Mengharukan Anies Saat Ungkap 283 Warga DKI Dimakamkan Sejak 6 Maret 2020