Home / Nasional

Kamis, 14 Mei 2020 - 22:40 WIB

Dukun yang Obati Pasien Corona di-Rapid Test Sekeluarga

Dukun dan dua anggota keluarganya hari ini menjalani rapid test setelah mengobati pasien COVID-19 yang kabur dari rumah sakit. Rapid test hanya dilakukan kepada keluarga dukun, sementara 10 pasiennya diisolasi mandiri.

“Hari ini kami dari Tim Gugus Tugas COVID-19 akan ke lokasi untuk melaksanakan rapid test kepada keluarga Haji Ansori,” kata Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Puskesmas Sukamakmur, Teguh Yudiana kepada VIVA pada Kamis 14 Mei 2020.

Baca  MUI Usul Pemerintah Berlakukan Lockdown, Tunda Ibukota Baru dan Gunakan Anggaran Infrastuktur Hadapi Wabah Corona

Teguh menjelaskan rapid test akan dilakukan kepada keluarga “mantri” tersebut di tempat praktiknya yang bernama Pengobatan Tradisional Haji Ansori yang berlokasi di Kampung Legok Nyenang, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor

Teguh mengatakan, sebanyak 13 orang ditetapkan sebagai ODP yang terdiri dari dukun dan dua anggota keluarganya, serta 10 pasien di di lokasi. Pelaksanaan rapid test ini dilakukan dengan protokol penanganan Corona COVID-19. Orang yang bersentuhan langsung dengan pasien berstatus ODP menjalani rapid test.

Baca  Percaya Nggak? Warga Garut Klaim Mampu Obati Orang Terpapar Corona

“Rencana baru keluarganya Ansori dulu, ya karena ada kontak dengan pasien COVID-19,” jelas Teguh

Sementara untuk 10 pasien sakit lain yang dirawat tabib tersebut, tim gugus tugas sudah melakukan pendataan. Namun belum mengarah pada interaksi bersentuhan langsung. Oleh karenanya, 10 orang pasien hanya diisolasi dan belum menjalani rapid test. Mereka hanya menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Pengawasan kondisinya akan dilakukan 24 jam oleh petugas puskesmas.

Baca  Ancaman Imam Nahrawi: Siap-siap Saja yang Merasa Terima Dana KONI

“Disarankan dengan isolasi mandiri selama 14 dengan pantauan Tim Gugus COVID-19 kecamatan dan dibantu gugus desa setempat. Sementara untuk kesehatannya dipantau tim kesehatan Puskesmas dengan cara on call atau via WA,” kata Teguh.

Share :

Baca Juga

Nasional

Mudik Dilarang Tapi Angkutan Umum Jalan, Menhub Akui Membingungkan

Nasional

Jokowi Larang Mudik, Ini Sanksinya Kalau Nekat Melanggar

Nasional

Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Saat Pandemi

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Viral Video Wanita Menangis Hampir Menjadi Korban Pemerkosaan

Nasional

Kisah Lucu dan Mengharukan, ‘Saya Nggak Mudik, Hanya Pulang Kampung’

Nasional

Prabowo: Dalam Perang Tentara di Garis Depan, Sekarang Dokter Pahlawan Bangsa

Nasional

Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown