Home / Politik

Sabtu, 21 Maret 2020 - 15:28 WIB

Dua Komisioner KPU Dipecat. Pengamat Politik; Indikasi Kecurangan Pemilu 2019

BERITAWAJO.COM – Dua komisioner dipecat: Pdt. Setiawan dan Evi Novida Ginting dikatakan memiliki kecurigaan yang kuat terhadap KPU yang terlibat dalam pemilihan Desember 2019

“Keduanya dipecat. Ini adalah indikasi kuat tentang kurangnya pemilu 2019,” kata seorang pengamat politik Arbi Muslim ke negara itu, Kamis (19/3/2020).

Menurut Muslim, keputusan Komisi Pemilihan Umum (DKPP) memberi peringatan kuat kepada Ketua Komisi dan empat komisioner Komisi lainnya.

Baca  Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti

“Pekerjaan KPU kolektif kolegial jelas merupakan keputusan yang tidak dapat diambil oleh seorang komisioner dengan komisioner lainnya,” ungkap Muslim.

Orang-orang Muslim mengatakan orang-orang semakin sadar bahwa Komisi dipenuhi oleh orang-orang yang tidak jujur. “Pemilihan umum 2019 akan dibubarkan dengan sendirinya,” jelas Muslim.

DKPP tidak hanya memecat Evi Novida Ginting Bead dalam sidang hari ini, Rabu (18/2/2020). DKPP juga memberikan peringatan keras kepada Ketua Komisi dan empat komisioner Komisi lainnya.

Baca  Pramono Tak Ingin Jokowi Senasib Gus Dur, Arief Poyuono Bilang Seperti Ini

“Arief Budiman sebagai Ketua Polisi Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Delegasi Satuan Tugas Akhir Hukuman kepada Teroris,” kata Kepala Eksekutif Implementasi DKPP Muhammad saat membacakan keputusan di Gedung DKPP, Jakarta Pusat

Share :

Baca Juga

Politik

Majalah Terkemuka Inggris Sebut Anies Saingan Baru Jokowi

Politik

Beredar Foto Riza Patria dengan Perempuan Bercadar. Hendarsam Pesan Begini Ke Buzzer

Politik

Anggota Komisi VI DPR Meminta Tinjau Ulang Implementasi Kartu Pra Kerja
harga rapid tes corona

Politik

Kritisi Kenaikan BPJS Kesehatan, Fadli Zon: Apa Namanya Kalau Bukan Jahat?

Politik

Mahfud MD Tertawakan Fadli Zon dan Rizal Ramli Puji Mahfud MD

Politik

MUI: Terbuka Kemungkinan Covid-19 Bagian Konspirasi Politik AS-China

Politik

Politikus PDIP Deddy Yevry Sitorus Sebut Ahok Cocok Urus PT PLN

Politik

Mulan Jameela Kritik Pertamina yang Hanya Peduli Ojek Online