Home / Global

Rabu, 22 April 2020 - 08:23 WIB

Dokter di Malaysia Ini Sebut Kasus Corona di Indonesia adalah Bom Waktu untuk Malaysia

Malaysia – Musa Nordin yang merupakan seorang dokter di Malaysia menyebut bahwa kasus covid-19 di Indonesia adalah sebuah bom waktu yang bisa berpengaruh pada penyebaran virus corona di Malaysia.

“Saya risau ni Indonesia, Indonesia is a kind bomb. We just do’t know again,” kata Nordin dalam sebuah wawancara dengan Astro Awani, sebuah saluran televisi Malaysia yang diunggah melalui akun YouTube pada Minggu (5/4/2020).

Konsultan Spesialis Pediatri dan Pengobatan Rumah Sakit KPJ Damansara ini menjelaskan bahwa salah satu cara untuk mengurangi dan menangani covid-19 di Malaysia adalah dengan mengatur ketat masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Baca  Takut Corona, Iran Batalkan Shalat Jumat Dua Minggu Berturut-turut

“Saya sarankan pada MKN (Majlis Keamanan Nasional), kita harus mengontrol perbatasan kita. Kalau tidak, akan ada kasus besar covid-19 terjadi. Wallahua’lam,” jelasnya pada Nazri Kahar, presenter acara Agenda Awani.

Nordin juga menyebutkan beberapa langkah yang bisa diambil untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 d Malaysia, salah satunya adalah pemerintah Malaysia harus memberi contoh yang tepat kepada Masyarakat.

Baca  Gereja Bathesda Makassar Tetap Laksanakan Ibadah Minggu

Menurut Nordin, sikap pemerinth dinilai terlalu santai sehingga bisa berpengaruh pada kepercayaan publik.

“Kalian bisa tunjukkan teladan. Itu penting, MKN harus memberi contoh, semua menteri harus kasih contoh yang baik. Kalau tidak kita akan gagal, kita telah gagal dari tingkat atas,” kritik Nordin.

Ia menambahkan bahwa me-lockdown seratus persen seluruh negara bisa menjadi salah satu cara yang akan berdampak untuk pemutusan mata rantai covid-19.

Baca  Singgung Memo 57 Halaman Berisi Taktik Jahat Amerika, Jubir China: AS Gunakan Pandemi Ini Sebagai Senjata

Selain itu, Nordin juga menyarankan agar semua orang yang datang dari luar negeri sepeti London, Italia, Iran, harus ditempatkan di ruang isolasi khusus dan tidak boleh bertemu dengan keluarga dahulu.

“Cina sudah menunjukkan bahwa isolasi dengan keluarga adalah sebuah kegagalan. Korea juga menunjukkan kegagalan isolasi itu. Amerika juga melakukan hal yang sama. Satu keluarga tujuh anggota, ayah pulang tularkan pada isteri, anak laki-laki, dan anak perempuan,” jelas Nordin. (cnbc)

Share :

Baca Juga

Global

Brigadir Jenderal Esmail Qaani Jadi Komandan Pasukan Elit Quds, Ini Ancamannya

Global

China Sampaikan Pesan Ini ke AS yang Hentikan Dana untuk WHO

Global

Ibrahim al-Ubeidi: Covid-19 Rencana Israel-AS untuk Menutupi Sesuatu?

Global

Filipina Lockdown, Duterte: Pembuat Onar Akan Ditembak Mati!

Global

Profesor yang Teliti Virus Corona di AS Tewas Ditembak

Global

Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China
China Ejek Kesombongan Amerika

Global

China Ejek Kesombongan Amerika yang Kini Parah Diserang Corona

Global

Gedung Putih Jebol, Pasukan Khusus Pengawal Trump Kena Corona