Home / Nasional

Senin, 1 Juni 2020 - 06:50 WIB

Dipojokkan Ade Armando, Din Syamsuddin: Semoga Beliau Kembali Ke Jalan yang Benar 

Tokoh bangsa, Prof. Din Syamsuddin enggan menanggapi panjang pernyataan provokatif bernada kebencian yang disampaikan pengamat politik, Ade Armando dalam postingan di Facebook pribadinya beberapa jam lalu.

Menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, jika dia menanggapi pernyataan provokatif Ade Armando, maka hanya akan merendahkan harkat dan martabatnya karena telah menanggapi pernyataan yang tidak berdasar, dan bernuansa kebencian.
“Maaf saya tidak ada waktu menanggapi pernyataan seperti itu, karena tidak ingin merendahkan derajat dan martabat diri,” ujar Din Syamsuddin, Senin (1/6).

Baca  Umpat FPI, Ade Armando Bakal Dilapor ke Bareskrim

Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini justru mendoakan agar yang bersangkutan mendapatkan hidayah dari Allah SWT agar kembali ke jalan yang benar.

“Saya berdoa semoga Allah SWT memberi hidayah kepada beliau untuk kembali ke jalan yang benar,” demikian Din Syamsuddin.
Ade Armando dalam postingan Facebook menyebut ormas Islam Muhammadiyah telah menggulirkan wacana pemakzulan kepala negara dalam hal ini Joko Widodo.

Baca  Margarito: Jokowi Berdirilah di Podium Istana, Jelaskan Kenapa BBM Belum Turun! 

Tidak hanya itu, dia bahkan menyebut Din Syamsuddin dengan sebutan yang tidak etis, yaitu “Si Dungu”, sambil menautkan pamflet sebuah acara diskusi yang mana Din Syamsuddin menjadi keynote speech dalam acara tersebut.

“Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote speakernya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat,” tulis Ade Armando dalam status Facebook, Senin (1/6). (Rmol)

Baca  Ini Tiga Alasan Pokok Mengapa Harga BBM Tidak Turun

Share :

Baca Juga

Nasional

Waketum MUI: DPR Sudah Singa Ompong Bagaikan Singa Tua

Nasional

MUI Desak Jokowi Tolak TKA China Masuk ke Indonesia

Nasional

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI

Nasional

Strategi Perang Corona Jusuf Kalla: Selamatkan Nyawa Baru Selesaikan Ekonomi

Nasional

Video: Suara Mengharukan Anies Saat Ungkap 283 Warga DKI Dimakamkan Sejak 6 Maret 2020

Nasional

Turis China Meningkat 1,46% di Tengah Serbuan Corona

Nasional

Kerja dalam Senyap, Prabowo Sulap RS Kemenhan Jadi RS Khusus Corona

Nasional

Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Saat Pandemi