Home / Politik

Rabu, 29 April 2020 - 19:01 WIB

Desak Jokowi Hentikan Bagi-bagi Sembako di Jalan, Ubedilah Badrun: Malu Sama Negara Tetangga

Langkah Presiden Joko Widodo membagikan sembako di jalan dianggap membuat malu dengan negara tetangga lantaran menggunakan cara amatiran.

Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (CESPELS), Ubedilah Badrun mengatakan, seorang presiden seperti Jokowi mempunyai kewenangan yang sangat besar untuk memerintahkan bawahannya agar rakyat benar-benar mendapat sembako tepat waktu dan adil.

Baca  Dua Komisioner KPU Dipecat. Pengamat Politik; Indikasi Kecurangan Pemilu 2019

“Padahal seorang presiden mempunyai kewenangan yang sangat besar untuk memerintahkan jajaran dibawahnya. Gunakan data penduduk yang tepat untuk memastikan bahwa pembagian sembakonya tepat sasaran,” ucap Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/4).

Video Player is loading. Karena kata Ubedilah, langkah Presiden Jokowi seperti itu juga menunjukkan bahwa kepala negara telah kehilangan kemampuannya untuk membuat kebijakan yang tepat untuk rakyatnya.

Baca  PDIP Soroti PSBB DKI Tak Tegas, Anies Tak Turun Lapangan

“Sebaiknya Jokowi hentikanlah pola pola seperti itu,” tegas Ubedilah.

Bahkan kata Ubedilah, tindakan Presiden Jokowi juga akan membuat malu bangsa dihadapan negara-negara lain, khususnya negara tetangga.

“Malu dengan negara tetangga. Sebab kesan yang muncul itu maaf kepala negara cara mengelola negaranya kampungan banget atau amatiran,” pungkas Ubedilah. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Politik

Pemerintah Tidak Akan Lakukan Lockdown, Fadli Zon; Kalau Korban Makin Banyak, Pak Jokowi yang Tanggung Jawab?

Politik

Kementan Angkat Suara soal Pengadaan Ayam Rp770 Ribu per Ekor

Politik

Survey Indo Barometer; 64,3 Persen Publik Percaya Pemerintah Mampu Mengatasi Corona

Politik

Survei: 52 Persen Warga Anggap Jokowi Cepat Tangani Corona

Politik

Kritik Dierktur CESPELS; Pakai Jurus Pedagang Tanpa Perencanaan, Cara Jokowi Tangani Covid-19 Patut Dipertanggungjawabkan

Politik

Pandemi, PDIP Akan Tetap Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

Politik

Ansor DKI Akan Geruduk Balai Kota Meminta Anies Mundur, FP Betawi: Antara ‘Lapar’ dan Cair Uang Taipan

Politik

Rizal Ramli: Tunjangan Guru Dipangkas 3,3 Triliun, Stafsus Presiden Dapat Proyek 5,6 Triliun