Home / Ekonomi

Minggu, 5 April 2020 - 14:31 WIB

Dampak Corona, Utang BUMN Jatuh Tempo Bikin Erick Thohir Cemas

BERITAWAJO.COM – Wabah corona tak cuma berdampak negatif terhadap sektor swasta, beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga merasakan hal serupa.

Tak ayal, Menteri BUMN Erick Thohir cemas kalau situasi ini semakin membebani utang-utang BUMN seperti utang jatuh tempo PT Garuda Indonesia Tbk yang mencapai US$ 500 juta.

Kecemasan terhadap utang jatuh tempo Garuda terkait bisnis penerbangan yang dihajar turbulensi corona. “Industri penerbangan saat ini sedang lesu akibat terhentinya beberapa penerbangan ke luar negeri. Jadi cashflow Garuda juga negatif,” terang Erick di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Baca  Kemarin Anjlok Rp 12.000/Gram, Harga Emas Bakal Nyungsep?

Senasib dengan Garuda, BUMN pangan seperti Bulog juga menurutnya menghadapi tekanan utang jangka pendek. Ditambah Bulog memiliki keterbatasan kas akibat penumpukan inventori.

“Kita sudah bicara dengan Bulog dan Menteri Sosial. Sekarang inventori akan digelontorkan sebagai bantuan sosial kepada rakyat,” kata Erick.

Selain itu, tambah Erick, beberapa BUMN Karya juga memiliki utang jangka pendek kepada bank-bank BUMN yang harus dilunasi. Untuk itu, ia akan merestrukturisasi utang-utang jangka pendek tersebut.

Baca  Waduh! Ternyata Ini Biang Kerok Gula Langka dan Harga Mahal

Opsi restrukturisasi utang itu, kata dia, sudah dibicarakan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. “Utang-utang jangka pendek dijadikan jangka panjang. Sehingga program pemerintah tetap jalan,” tandasnya.

Warta Ekonomi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kemarin Anjlok Rp 12.000/Gram, Harga Emas Bakal Nyungsep?

Ekonomi

Pembiayaan Defisit Rp 1.400 Triliun, Bagaimana Ekonomi RI?

Ekonomi

Tertipu Belanja Online, Ngadu dan Sampaikan ke Sini!

Ekonomi

Luhut Optimis Ekonomi Pulih Bulan Juli, Semua Berkat Tangan Dingin Jokowi

Ekonomi

Waduh, Ustadz Yusuf Mansur Diduga Melakukan Penipuan Bisnis

Ekonomi

Bank Dunia Kembali Mengucurkan Pinjaman Senilai USD 300 Juta atau Hampir Rp 5 triliun

Ekonomi

Sri Mulyani Sebut Ekonomi China Anjlok Beri ‘Shock’ ke RI

Ekonomi

Mayoritas Ekonomi Keluarga Terdampak Covid-19, Begini Solusi Sandiaga Uno