Home / Politik

Selasa, 21 April 2020 - 19:40 WIB

Damai Hari Lubis: Harusnya yang Dicopot Ahok, Bukan Refly Harun!

Politik – Perombakan di jajaran PT. Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) Persero dinilai janggal lantaran keputusan yang termaktub dalam SK Menteri BUMN, Erick Thohir Nomor: 123/MBU/04/2020 itu ada nama Refly Harun yang dicopot dari posisi komisaris.

Menurut Ketua Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis, langkah tersebut menjadi tanda tanya lantara ada pejabat perusahaan BUMN lain yang lebih layak dicopot.

Baca  Ahok Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ini Kata Sandiaga!

“Eh salah copot, mestinya Ahok (komisaris utama PT Pertamina). Selain terpapar korupsi, Ahok belum lama patut diduga melakukan nepotisme atas kebijakannya memberikan subsidi kepada pengemudi ojol (ojek online), oleh karena ditengarai perusahaan ojek online tersebut,” tutur Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).

Damai menduga, pencopotan Refly Harun terjadi karena pakar hukum tata negara itu kurang mendukung kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca  Ahok Disebut Menjadi Pemimpin Ibukota Negara Baru; Pengamat Mempertanyakan

“Salah satu contohnya tidak mendukung Perppu 1/2020 atau terkait kebijakan yang diambil pemerintah pusat dalam mengatasi Covid-19,” jelas tokoh alumni 212 itu.

Refly sendiri belakangan vokal terhadap kebijakan pemerintah. Selang dicopot dari jabatannya, melalui Twitter pribadinya, Refly mengungkapkan perasaannya.

“Terima kasih Rini Soemarno (mantan Menteri BUMN) yang sudah mengangkat saya, terima kasih Erick Thohir yang sudah memberhentikan,” begitu pesan Refly Harun dalam Twitter pribadinya hari ini.

Baca  Klarifikasi Said Didu Sudah Dibaca Luhut, Jubir: Mungkin Memang Kita "rada-rada dungu" Ini Minta Maaf atau Apa?

Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan bahwa pencopotan Refly Haru dilakukan semata-mata untuk penyegaran di lingkungan BUMN.

“Bukan dipecat, tapi diganti. Ada beberapa komisaris yang diganti. (alasannya) Refreshing,” ujar Arya Sinulingga. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Politik

Kritik Dierktur CESPELS; Pakai Jurus Pedagang Tanpa Perencanaan, Cara Jokowi Tangani Covid-19 Patut Dipertanggungjawabkan

Politik

Adamsyah: Dulu Zero Corona, IMF Buka Pinjaman untuk Corona, Langsung Ngaku Ada

Politik

PA 212 Sebut Jokowi Gagal Tangani Virus Corona

Politik

Ingin Amien Rais di Barisan, Bima Arya: Jelas Enggak Main-main Ya

Politik

Gus Yaqut: Bubarkan Saja Stafsus Milenial, Tidak Berfaedah

Politik

Kode Keras JK untuk Jokowi: Awas, Krisis Corona Lebih Parah dari Krisis 98

Nasional

AHY Belum Layak Bersaing dengan Prabowo dan Anies, Gatot Lebih Menjanjikan

Politik

Polemik Bansos DKI: Tiga Menteri Jokowi Lawan Anies