Home / Nasional

Rabu, 15 April 2020 - 02:51 WIB

Daerah Ingin Hentikan Operasi KRL, Luhut: Tak Semudah Membalikkan Tangan

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (kanan), bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi (kiri), dan Menhan Ryamizard Ryacudu mengikuti rapat gabungan Komisi I dan Komisi III di Ruang Rapat Badan Anggaran, Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/2). Rapat gabungan tersebut membahas penanggulangan terorisme, pemberian amnesti dan kebijakan bebas visa. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/16.

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (kanan), bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi (kiri), dan Menhan Ryamizard Ryacudu mengikuti rapat gabungan Komisi I dan Komisi III di Ruang Rapat Badan Anggaran, Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/2). Rapat gabungan tersebut membahas penanggulangan terorisme, pemberian amnesti dan kebijakan bebas visa. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/16.

Jakarta – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal permintaan beberapa kepala daerah untuk menyetop operasional kereta comuter line selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Luhut yang juga merupakan Menhub Ad Interim, mengatakan bahwa melakukan penutupan operasional kereta rel listrik comuter line tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kalau soal mau menutup KRL kita lihat kan tak semudah membalikkan tangan semua,” kata Luhut, dalam video conference bersama wartawan, Selasa (14/4/2020).

Baca  Rizal Ramli Sebut Kelas Glodok, Ahok: Orang Glodok Top Lo Usahanya

Bahkan dalam diskusinya dengan Gubernur DKI Jakarta, dia memaparkan bahwa masih banyak orang yang berkepentingan untuk ke Jakarta. Salah satunya dengan naik comuter line.

“Kalau tadi pak Gubernur DKI pak Anies bicara sama saya, jadi kami koordinasikan baik-baik saja. Mengenai KRL ini saya bilang Pak Anies, tolong juga dilihat masih banyak orang yang ke Jakarta. Karena kalau orang nggak bisa traveling padahal yang penting, kan ndak bagus juga,” kata Luhut.

Baca  Baru! Dokumen Rahasia Besar China Soal Virus Corona Terbongkar

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin KRL berhenti beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlangsung. Permintaan penghentian operasi kereta api ini juga disepakati 4 kepala daerah lain, yakni Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi.

“Ya lima-limanya, 5 kepala daerah (Bodebek), meminta ke PT KAI dan PT KCI untuk penghentian sementara kereta api, KRL, selama masa PSBB. Itu permintaannya,” jelas Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. (detik)

Baca  Siapkan Duit Rp 720 Triliun, Luhut: Jangan Bilang Saya Mengurusi Semua, Ini juga Bidang Saya

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Anak Buah Luhut: Indonesia Memang Butuh 500 TKA Asal China

Nasional

Paket Prabowo Subianto-Puan Maharani Sudah Dirancang Jauh-jauh Hari

Nasional

Umpat FPI, Ade Armando Bakal Dilapor ke Bareskrim

Nasional

Kata UAS ke Anies: Maaf Tak Bisa Bela di Medsos, Saya Juga Babak Belur

Nasional

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Nasional

Ngabalin: Kenaikan Iuran BPJS untuk Menjaga Anu….

Nasional

Dua WNI Terinfeksi Corona, Tapi Kok RI Malah Tarik Banyak Wisatawan Mancanegara?

Nasional

Diteken Luhut Aturan Ojol Angkut Penumpang Bikin Bingung!