Home / Peristiwa

Sabtu, 23 Mei 2020 - 04:56 WIB

Curhat Tukang Gali Kubur, Makamkan 20 Jenazah Corona Setiap Hari

Wabah virus Corona telah menjadi ancaman besar bagi manusia di dunia. Di Indonesia, tercatat kasus positif COVID-19 semakin meningkat setiap harinya hingga Jumat 22 Mei 2020. Total, sudah ada 20.726 kasus positif dan 1.326 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Kondisi ini pun berdampak terhadap perekonomian. Sejumlah kegiatan bisnis terpaksa ditangguhkan demi menghambat penyebaran penularan virus. Pemerintah Pusat maupun beberapa Pemerintah Daerah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun pada praktiknya kurang begitu efektif karena masih banyak kerumunan yang terjadi di beberapa titik.

Baca  Karyawan Pabrik Sampoerna Positif Corona, Lalu Amankah Rokoknya?

Imbauan untuk bekerja dari rumah (WFH) juga sudah diterapkan oleh beberapa perusahaan. Akan tetapi, sejumlah usaha kecil menengah yang tidak bisa menerapkan WFH membuat masih banyak warga harus berkeliaran keluar rumah untuk bekerja demi bertahan hidup, tanpa menghiraukan akan tertular virus.

Situasi ini menjadi berbahaya dalam misi pemerintah untuk memerangi COVID-19. Sebab, aktivitas di luar rumah yang dilakukan oleh sebagian warga membuat tingkat kasus positif bisa semakin bertambah.

Baca  Mengerikan, Ini Penjelasan Ahli Geologi Soal Dentuman Misterius di Jabodetabek

Salah satu tukang gali di tempat pemakaman umum Pondok Rangon, Jakarta Timur, Dadang Saputra, mengaku, resah ketika bekerja saat pandemi COVID-19 mulai melanda. Dia terpaksa bekerja ekstra karena harus memakamkan lebih dari 10 jenazah dalam sehari. Padahal, sebelum marak virus Corona, ia hanya memakamkan 4 jenazah dalam sehari.

“Kami sebenarnya di sini sudah cukup lelah setiap hari. Dalam sekarang ini, kami dalam sehari bisa menguburkan kurang dari 20 jenazah dan kami bekerja dari pagi sejak jam 07.00 sampai jam 17.00 harus gali lubang terus untuk persediaan. Jadi, untuk masyarakat tolong diikuti anjuran pemerintah seperti jangan berkerumun dan jangan keluar rumah,” ujar pria yang akrab disapa Adang ini. (viva)

Baca  Kepergok Curi Singkong karena Lapar, Kakek Ini dapat Uang Rp.600 ribu dari Pemilik Kebun

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bantuan Makanan Siap Santap Bertulisan “Nasi Anjing” Bikin Gaduh Warga

Figur

Kepeleset Di Panggung Miss Universe 2019; Bagaimana Nasib Puteri Indonesia?

Peristiwa

Tak Puas dengan Penyaluran BLT, Warga Ubrak-abrik Kantor Desa

Peristiwa

Dahnil Anzar Tegur Denny Siregar; Kalau Mau Bantu Jokowi Mending Diam Jangan Sok Tahu!

Peristiwa

4 Direktur Garuda Ikut Dicopot, Wamen BUMN Pastikan Keselamatan Penumpang Tetap Terjaga

Peristiwa

Wah, 1.200 Personel TNI-Polri Amankan Pemakaman Ibunda Jokowi

Peristiwa

Dirut Garuda Indonesia Dicopot, Sandiaga Uno: Jangan Betul-betul Dihancurkan
TKA China Jadi Bos

Peristiwa

Bermodal KTP Palsu, TKA China Jadi Bos Perusahaan Nikel di Konawe Utara