Home / Daerah

Senin, 27 April 2020 - 21:53 WIB

Covid-19, Gelar Tarawih Berjamaah di Makassar Diancam Pidana

Makassar – Pengurus masjid di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terancam pidana bila memaksakan menggelar ibadah tarawih berjamaah di masjid. Ini dilakukan terkait wabah Coronavirus Disease (COVID-19) sesuai dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Peraturan Wali Kota nomor 22 tahun 2020 tentang penerapan PSBB.

“Sanksi pidananya jelas, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah,” tegas Kepala Polisi Resor Kota Besar atau Polrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono, Senin, 27 April 2020.

Baca  Bocah Penjual Jalangkote Korban Bully Dapat Sepeda dan Beasiswa

Wakil Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kota Makassar ini menjelaskan, penerapan aturan PSBB itu dikuatkan dengan Perwali yang memuat pasal yang mengatur sanksi pidananya. Selain itu, terhadap pengurus rumah ibadah yang masih bersikeras menggelar kegiatan di rumah ibadah maka akan dikenakan pidana.

Dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina hingga Perwali nomor 22 tahun 2020 tentang PSBB diatur secara jelas terkait penghentian kegiatan keagamaan, baik itu di masjid, gereja, pura, vihara, klenteng.

Baca  Jutaan WNI di Malaysia Diminta Tak Pulang, Pemerintah Siap Kirim Sembako

“Terkait pelaksanaan salat tarawih, karena ini bulan Ramadan, maka kami tetap tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar aktivitas di masjid, baik itu tarawih, ceramah dan lainnya,” ujar Yudhiawan.

Dia menyatakan tindakan pertama yakni teguran, kemudian apabila masih dilaksanakan akan dipanggil pengurusnya dan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca  Remaja Masjid dan Masjid Dilempari Batu, Anggota Geng Motor Diamuk Massa

Sebelumnya, dalam rapat evaluasi PSBB yang dipimpin Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb bersama para camat se Kota Makassar serta pengurus organisasi keagamaan Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Wahdah, DMI, disepakati untuk tidak menggelar ibadah di masjid sementara selama pemberlakuan PSBB di Kota Makassar. (tempo)

Share :

Baca Juga

Daerah

Percaya Nggak? Warga Garut Klaim Mampu Obati Orang Terpapar Corona

Daerah

Gubernur Khofifah akan Cabut Izin Salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya

Daerah

Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Daerah

Bukan Cuma Ojol, Puluhan Ribu Angkutan ‘Nganggur’ Efek PSBB

Daerah

Bupati Mamteng ke Luhut: Jangan Bicara Sembarangan, Ini Rakyat Kami!

Daerah

Panas! Rapat Pembahasan PSBB, Risma Meninggalkan Ruangan Tak Balik Lagi
Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Gegara Makan Kapurung Bareng, Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Kecewa Distribusi Bansos, Puluhan Emak-emak Datangi Kantor Dinas Sosial