Home / Kesehatan

Senin, 11 Mei 2020 - 20:06 WIB

Corona di RI Diprediksi Tak Mungkin Selesai Tahun Ini, Karena PSBB Tak Efektif

Epidemiolog dr Dicky Budiman, M.Sc.PH, kandidat doktor dari Universitas Griffith memprediksi pandemi COVID-19 di Indonesia tidak mungkin tuntas pada akhir tahun 2020 ini. Karena itu, kebijakan karantina wilayah atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dinilai bukan langkah yang efektif dalam kondisi ‘perang panjang’ melawan pandemi ini.

“Jangankan akhir tahun ini, mungkin awal tahun depan, atau pertengahan tahun depan pun belum tentu. Tapi ada satu hal yang bisa membantu percepatan yaitu penemuan obat,” ujar dr Dicky.

Baca  Waduh! Terungkap, 238 WNI dari Wuhan Tak Dites Virus Corona, Alatnya Mahal

Disebutnya, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah daya tahan tubuh. Data organisasi kesehatan dunia WHO saja menyebut baru 3 persen populasi global yang memiliki antibodi COVID-19, artinya masih ada 97 persen populasi lainnya yang membutuhkan vaksin.

Membuat vaksin COVID-19 definitif pun dinilai membutuhkan waktu yang tak sebentar. Ditambah lagi faktor lain seperti efektivitas upaya intervensi pencegahan.

Baca  Jika Wabah Corona Masih Ada di Bulan Ramadhan, Ini Tuntunan Muhammadiyah

“Karena kita sama dalam pemodelan, sebetulnya akan sangat berbahaya untuk menentukan ini akan tanggal sekian, tidak mungkin, secara statistik saja, tingkat kepercayaannya akan sangat bervariasi dan banyak faktor yang berpengaruh,” ungkapnya.

Alih-alih menerapkan PSBB, dr Dicky menilai Indonesia lebih cocok menangani wabah dengan fokus pada strategi utama seperti tracing, testing, dan isolasi.

Baca  Adhie Massardi: Strategi Lawan Covid-19 Harus Diganti, Pakailah Jurus Nabi Nuh Dan Yusuf!

“Kembali kepada strategi utama saja itu testing, racing, isolasi, itu akan lebih realistis untuk indonesia dibanding PSBB,” tegasnya. (naf/up)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Awas Corona Menyerang Anak! Segera Lakukan Pencegahan Seperti Ini

Kesehatan

AS Curiga soal Jumlah Kasus Corona di RI, Ini Respon Ahli Epidemiologi

Kesehatan

Solusi Jitu! Tidak Perlu Naikkan Iuran, Tambal Defisit BPJS Kesehatan Pake Pajak Rokok

Global

Virus Korona Mengkhawatirkan, Mahasiswa Asal Indonesia Terjebak di Wuhan

Kesehatan

Ternyata Jenazah Korban Covid-19 Tidak Tularkan Virus. Jangan Ditolak!
harga rapid tes corona

Kesehatan

Fadli Zon; Agar Masyarakat Tahu, Prabowo Bilang Harga Alat Rapid Corona Test Hanya 3,5 Dollar

Kesehatan

Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Sampai Rp150 Ribu per Orang, Lewat Perpres 64/2020.

Kesehatan

Tujuh Pasien Gangguan Jiwa di Jatim Positif Corona