Home / Global

Selasa, 28 April 2020 - 07:39 WIB

China Ambil Untung dari Wabah Corona, Militer Filipina Punya Bukti

Seperti halnya di Timur Tengah, Laut China Selatan adalah salah satu tempat di belahan dunia yang situasinya dilanda ketegangan. Dua negara besar di dunia, Amerika Serikat (AS) dan China, saling balas unjuk kekuatan militer di teritorial laut internasional ini.

Pekan lalu, Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo, memberikan pernyataan resmi yang cukup mengejutkan. Dalam situs resmi Kedutaan Besar AS untuk China, Pompeo menuding bahwa Partai Komunis China mengeksploitasi fokus dunia dalam pandemi Virus Corona atau COVID-19, sementara Negeri Tirai Bambu itu melanjutkan tindakan provokasinya, terutama di wilayah Laut China Selatan.

Pompeo juga menuding China mengklaim sepihak pembuatan dua distrik administratif di wilayah Laut China Selatan. Belum berakhir sampai di situ, Pompeo juga menyebut militer China yang menenggelamkan sebuah kapal penangkap ikan Vietnam serta pembangunan pusat penelitian di Kepulauan Sparatly.

Baca  Trump Usul Suntik Disinfektan untuk Halau Virus Corona

“China mengeksploitasi fokus dunia pada krisis COVID-19 dengan melanjutkan perilaku provokatifnya,” ujar Pompeo dikutip Asia.nikkei.com.

“China terus mengerahkan milisi maritim di sekitar Kepulauan Sparatly, dengan menyertakan kapal survei energi dalam armadanya untuk tujuan mengintimidasi. AS sangat menentang penindasan Tiongkok dan kami berharap negara-negara lain akan meminta pertanggungjawaban mereka juga,” katanya.

China Ambil Untung dari Wabah CoronaTudingan AS ini tentu sangat serius. Apalagi baru-baru ini, Angkatan Laut Filipina mengungkap sebuah fakta intimidasi yang dilakukan oleh Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN).

Baca  Ditjen Imigrasi Kemkumham Memberikan Izin Tinggal Terpaksa kepada 2.643 WN Tiongkok

Sebuah kapal perang cepat Angkatan Laut Filipina yang tengah berlayar menuju Commodore Reef di Kepulauan Sparatly, Laut China Selatan, memantau sebuah kapal berwarna abu-abu di kejauhan. Setelah melakukan kontak, ternyata kapal itu adalah kapal perang milik Angkatan Laut China.

Kapal perang Filipina ini sempat melakukan kontak radio kepada kapal tersebut. Akan tetapi, jawaban yang didapat justru respons yang mengintimidasi. Sesaat kemudian, kapal perang China itu disebut mengarahkan moncong senjatanya ke arah kapal perang Filipina.

Baca  Mantan Pejabat CIA Curiga; Corona Adalah Produk Virus untuk Perang Biologis

“Pemerintah China memiliki kedaulatan abadi atas Laut China Selatan, pulau-pulau dan perairan di sekitarnya,” bunyi respons kontak radio dari kapal perang China.

China Ambil Untung dari Wabah CoronaSetelah tudingan yang diarahkan oleh Pompeo dan pernyataan Angkatan Laut Filipina, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, memberi pernyataan tegas. Hampir senada dengan respons yang terlontar dari kapal perang PLAN, Geng Shuang juga menegaskan memastikan sikap China dalam permasalahan ini.

“China akan secara tegas selalu melindungi kedaulatan, keamanan dan kepentingan pembangungannya. Tidak peduli apapu, tidak peduli kapanpun,” ucap Geng Shuang. (viva)

Share :

Baca Juga

Global

Masjid di Turki Berubah Jadi Minimarket Gratis Selama Wabah Corona. Slogannya Unik!

Global

Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga, 90 Orang Tewas

Global

Tiga Warga Toraja Tertahan di Wuhan, Begini Respons Bupati

Global

Baru: Larangan Terbang Saudi untuk 52 Negara Termasuk Indonesia

Global

Antivirus Corona Dibuat; China, Amerika, Israel, Siapa yang Lebih Cepat?

Global

Rusia Tak Bisa Ikut Olimpiade dan Piala Dunia, Putin Marah; Kok Bisa?

Global

Belum Ada Kasus Corona, Presiden Tajikistan Imbau Muslim Tidak Puasa

Global

Greysia/Apriyani Juara Barcelona Spain Masters 2020 Setelah Bertarung 95 Menit