Home / Daerah

Minggu, 19 April 2020 - 10:23 WIB

Capai Rp749 Miliar, Anggaran Covid-19 di Makassar Tertinggi di Seluruh Indonesia

Makassar – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis jumlah total dana APBD yang telah direalokasi untuk penanganan Covid-19. Jumlahnya sebesar Rp56,57 triliun.

Angka tersebut diperoleh dari 528 daerah yang telah menyampaikan laporan realokasi dan refocusing APBD-nya.

Kota Makassar menjadi kabupaten/kota dengan alokasi anggaran tertinggi di Indonesia untuk penanganan Covid-19. Jumlahnya mencapai Rp749,056 miliar.

“Untuk tingkat kabupaten/kota, paling tinggi adalah Makassar. Kemudian Kabupaten Jember sebesar Rp479,41 miliar. Berikutnya Kabupaten Bogor yang mengalokasikan anggaran sebanyak Rp384,07 miliar, Bengkalis Rp365,46 miliar dan Kota Tangerang Rp349,84 miliar,” ungkap Plt Dirjen Bina Keuda Kemendagri, Mochammad Ardian Noervianto.

Baca  Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Untuk tingkat pemerintah provinsi, yang paling banyak mengalokasikan anggarannya untuk penanganan Covid-19 adalah Pemda DKI Jakarta. Jumlahnya mencapai Rp10,64 triliun.

“Disusul Pemda Jawa Barat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,0 triliun, Jawa Timur dengan alokasi Rp2,39 triliun, Jawa Tengah sebanyak Rp2,12 triliun, serta Aceh dengan alokasi Rp1,7 triliun,” tambah Ardian.

Adapun lima provinsi dengan realokasi anggaran Covid-19 terkecil adalah Jambi Rp49, 27 miliar, Sulawesi Barat Rp36,65 miliar, Bengkulu Rp30,80 miliar, Nusa Tenggara Barat Rp23 miliar, serta Maluku Utara Rp10,24 miliar.

Baca  Cerita Pasien Positif Corona Sumsel, Sembuh Setelah Dengar Kabar Bahagia Anaknya Lolos Kedokteran Udayana

“Sementara untuk kabupaten/kota dengan anggaran penanganan Covid-19 paling kecil, yakni Kota Tual, Kabupaten Nias, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Sorong,” demikian Ardian.

Nantinya, total hasil realokasi anggaran sebesar Rp56,57 triliun tersebut akan dialokasikan untuk tiga pos anggaran. Masing-masing untuk penanganan kesehatan sebesar Rp24,10 triliun (42,60 persen), penanganan dampak ekonomi sebesar Rp7,13 triliun (12,60 persen), serta untuk penyedia jaring pengaman sosial sebesar Rp25,34 triliun (44 persen). (rizal)

Baca  Ketika Ijtimah Jamaah Tabligh Batal dan Pelantikan Uskup Baru Ruteng di NTT Tetap Digelar

Share :

Baca Juga

Daerah

Khofifah dan Risma Memanas? Gubernur Ambil Alih Kerjaan Walikota Soal Pasar Murah

Daerah

Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal Korban Virus Corona
Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Gegara Makan Kapurung Bareng, Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Satu Keluarga di Palu Positif Corona Setelah Sang Ayah Pulang dari Ijtima di Gowa

Daerah

Klaster Corona Sampoerna ‘Meledak’ Gara-gara Dinkes-Gugus Tugas Lambat

Daerah

Wah, Haerul Sang Pembuat Pesawat Selain Tak Tamat SD Juga Memiliki Istri Empat

Daerah

Ratusan Orang Bertahan di Masjid Kebon Jeruk, Enggan Pindah ke RS Darurat Corona

Daerah

Calon pengantin di Makassar Batalkan Resepsi Nikah Gegara Corona, Undangan Telah Disebar