Home / Daerah

Senin, 20 April 2020 - 17:51 WIB

Bupati Luwu Utara Borong Hasil Panen Petani dan Dibagikan Gratis ke Warga

Luwu Utara – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani memborong beras sebanyak 5 ton. Hal ini diungkapkan oleh pemilik pabrik penggilingan padi Gapoktan Karya Tani, Suswantopo.

“Terima kasih atas kunjungan ibu bupati ke tempat usaha kami. Tadi ibu bupati juga memborong 5 ton beras; yang ditransfer langsung ke rekening saya melalui rekening pribadinya. Rencananya beras yang dibeli ibu bupati akan dibagikan ke warga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2020).

Baca  Covid-19, Gelar Tarawih Berjamaah di Makassar Diancam Pidana

Suswantopo mengungkapkan, pabrik penggilingan tersebut bisa memproduksi beras sebanyak 15-18 ton/hari.

Dari hasil produksi tersebut, Indah optimistis ketersediaan pangan masyarakat terjamin di masa pandemi COVID-19.

“Dari laporan Kepala DKP, Pak Alauddin menjelaskan, stok pangan pokok kita untuk beras saat ini dipastikan aman selama dua bulan ke depan. Itu baru berdasarkan data ketersediaan dari Bulog, belum lagi ketersediaan di petani kita yang mencapai 977 ton. Apalagi kita juga belum mencapai puncak panen, yang nanti baru akan masuk di pertengahan bulan April. Merujuk data ini, maka kami mengambil kesimpulan stok beras utamanya pemenuhan kebutuhan pokok di tengah pandemi COVID-19, masih aman,” jelas Indah.

Baca  Mencapai Angka 309 Terpapar Corona, Dua Orang Sulsel. Siapa Orangnya?

Share :

Baca Juga

Daerah

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas

Daerah

Hilang Pekerjaan karena Wabah, Satu Keluarga Ditemukan Lemas dan Kelaparan di Tengah KebunĀ 

Daerah

Satu Keluarga di Palu Positif Corona Setelah Sang Ayah Pulang dari Ijtima di Gowa

Daerah

Percaya Nggak? Warga Garut Klaim Mampu Obati Orang Terpapar Corona

Daerah

Ini ‘Zona Merah’ Corona di Jawa Barat Menurut Ridwan Kamil

Daerah

20 TKI Ilegal dari Malaysia Masuk Sumut Pakai Sampan

Daerah

Obati Pasien Positif Covid-19, Dukun Ini Akhirnya Terpapar Corona

Daerah

Kerumunan di Pasar Masih Terjadi, Pemkot Bandung Pasrah, Ya Sudahlah