Home / Daerah

Rabu, 22 April 2020 - 08:26 WIB

Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Bupati dan Forkopimda Sampang saat mengelar rapat koordinasi dengan ulama bahas kegiatan ibadah selama bulan puasa.

Bupati dan Forkopimda Sampang saat mengelar rapat koordinasi dengan ulama bahas kegiatan ibadah selama bulan puasa.

Sampang – Hasil keputusan rapat koordinasi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang dengan para ulama sepakat bahwa selama bulan suci ramadan tidak melarang masyarakat melaksanakan ibadah di masjid.

Rakor tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara Ulama dan Umaro dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Senin (20/04/2020).

“Dalam hasil rapat itu disimpulkan bahwa tak ada pembatasan aktivitas bagi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa, baik itu sholat tarawih maupun kegiatan tadarus dan aktivitas keagamaan lainnya,” ujar Bupati Sampang, H Slamet Junaidi.

Baca  Kabar Sedih dari Sandiaga: WNI Pengurus Masjid di New York Meninggal karena COVID-19

Namun orang nomor satu di Sampang itu menegaskan, selama melaksanakan puasa agar tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 untuk meminimalisir penyebaran virus corona dengan memberikan perlakuan khusus bagi jamaah shalat tarawih yang akan memasuki kawasan masjid sebagai rumah ibadah. Salah satunya dengan menjaga kondisi badan dalam keadaan steril, caranya yakni panitia menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer dan kebutuhan lainnya.

Baca  Unjuk Rasa di Jembatan Keera; Poros Palopo-Makassar Lumpuh

“Pemkab Sampang tetap ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan ibadah di bulan suci Ramadhan. Sehingga hasil dari pertemuan tadi disepakati tidak ada larangan apapun,” tegasnya.

Untuk menjaga kemungkinan, para jemaah yang akan memasuki masjid terlebih dahulu harus melewati tahapan layanan awal kebersihan, hal itu dilakukan untuk bersama meminimalisir sebaran virus corona saat memasuki area masjid.

Lanjut H Idi, pelaksanaan tadarus yang memakai pengeras suara hendaknya diakhiri sampai dengan pukul 21.00 WIB dan meniadakan kegiatan masyarakat yang mengundang keramaian.

Baca  Pedagang Positif Corona, 2 Pasar di Palembang Ditutup

“Walaupun tidak ada pelarangan melakukan kegiatan keagamaan di masjid, kami mengimbau agar masyarakat juga menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan dari penyebaran Covid -19,” harapnya.

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut diantaranya Wakil Bupati (Wabup) Sampang H. Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, dan Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum. (Tricahyo/her).

Share :

Baca Juga

Daerah

Tetap Terapkan Lockdown, Walikota Sorong: Jangankan Satu Tahun, Dipenjara Lima Tahun Pun Saya Masuk

Daerah

Unjuk Rasa di Jembatan Keera; Poros Palopo-Makassar Lumpuh

Daerah

Lucu! Gubernur Edy Rahmayadi Suruh Pasien Corona Push Up: Mereka Sehat-sehat Kok

Daerah

Remaja Masjid dan Masjid Dilempari Batu, Anggota Geng Motor Diamuk Massa

Daerah

Pasien Positif Corona Bertambah Tiap Hari, Balikpapan Ingin Terapkan PSBB

Daerah

Tolak Dijemput Paksa, Pasien Positif Covid-19 di Tasik Mengamuk Ke Petugas

Daerah

Sekitar 800 Masjid di Kota Bekasi akan Gelar Salat Idul Fitri
Durian Gundul

Daerah

Indonesia Berhasil Ciptakan Durian Gundul. Tapi Bentuknya Jadi Aneh Ya…