Home / Global

Sabtu, 2 Mei 2020 - 21:06 WIB

Breaking News! Dokumen Intelijen Bocor, Fakta China Sembunyikan Info Corona Terungkap

Breaking news – Sebuah dokumen mata-mata mengungkapkan bahwa pemerintah China telah berbohong kepada dunia tentang coronavirus dengan menutup-nutupi wabah yang kini telah menewaskan puluhan ribu orang di dunia. Dokumen setebal 15 halaman itu diperoleh The Saturday Telegraph Australia.

Dokumen itu mengungkapkan bahwa sebuah laboratorium di Wuhan yang letaknya tidak jauh dari pasar hewan, telah mempelajari coronavirus atau virus corona mematikan yang berasal dari kelelawar. Dokumen dari badan intelijen Five Eyes yang terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia dan Selandia Baru, menyatakan bahwa kerahasiaan China seputar virus tersebut menyebabkan ‘serangan’ terhadap transparansi internasional.

Baca  Tiongkok Minta Amerika Jujur soal Virus Corona

“Meskipun ada bukti penularan antar manusia dari awal Desember, otoritas China menyangkal itu sampai 20 Januari 2020. WHO melakukan hal yang sama. Namun pemerintah di Taiwan mengemukakan kekhawatiran paling cepat pada 31 Desember, seperti yang dilakukan para ahli di Hong Kong pada 4 Januari,” tulis dokumen tersebut, dilansir dari The Sun, Sabtu 2 Mei 2020.

Dokumen rahasia juga membahas pembungkaman China atau ‘menghilangnya’ para dokter yang mencoba berbicara tentang virus, perusakan bukti di laboratorium dan menolak memberikan sampel kepada para ilmuwan yang mengerjakan vaksin. Dokumen tersebut secara khusus merinci bahwa China mulai melakukan sensor pemberitaan virus sejak 31 Desember 2019.

Baca  Inggris Kucurkan Rp1,5 Triliun buat Sewa Pesawat Penjemput Warganya di Luar Negeri

Menurut dokumen itu, negara menghapus beberapa istilah dan kata kunci pencarian seperti ‘variasi SARS’, ‘pasar hewan laut Wuhan’ dan ‘Wuhan Unknown Pneumonia’ dari mesin pencari. Dokumen juga membahas bagaimana China memberlakukan larangan bepergian pada warganya sendiri, tetapi mengatakan kepada negara-negara lain bahwa pembatasan pergerakan tidak diperlukan.

“Jutaan orang meninggalkan Wuhan setelah wabah dan sebelum Beijing mengunci kota pada 23 Januari. Sepanjang Februari, China menekan AS, Italia, India, Australia dan negara tetangga di Asia Tenggara untuk melindungi diri mereka sendiri melalui pembatasan perjalanan,” ungkap dokumen tersebut.

Baca  China Bantah Sengaja Produksi Covid-19

The Daily Telegraph juga mengungkapkan bagaimana tim ilmuwan di Wuhan telah mempelajari coronavirus yang berasal dari kelelawar yang mematikan. Ini masih merupakan konsensus ilmiah bahwa virus tersebut berasal dari pasar hewan, tetapi agen mata-mata AS kemarin mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mencari tahu apakah wabah itu mungkin disebabkan oleh kecelakaan di laboratorium Wuhan. (viva)

Share :

Baca Juga

Global

Didesak Investigasi Corona, China Setop Impor Sapi Australia

Global

Ketika Sondland Dituduh Melakukan Pelecehan

Global

Viral! Akibat UU “Anti Islam”, India Dilanda Kerusuhan Hebat
Virus Corona Buatan Lab di Wuhan

Global

Trump: Virus Corona Buatan Lab di Wuhan

Global

1.247 Warga Tiongkok Dapat Izin Tinggal Terpaksa di Indonesia, 118 WNA Ditolak Masuk

Global

Terungkap, Ternyata Pasar Inilah Asal Muasal Virus Corona

Global

Kisah Mengharukan Anak 12 Tahun yang Berjuang Melawan Virus Corona

Global

Takut Corona, Iran Batalkan Shalat Jumat Dua Minggu Berturut-turut