Home / Hukum

Minggu, 17 Mei 2020 - 17:31 WIB

Berkah Habib Bahar bin Smith Dipenjara, Satu Blok Napi Jadi Bisa Ngaji

Seperti diketahui, Habib Bahar bin Smith saat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Kesempatan dia bersama narapidana lain digunakan untuk mengajarkan huruf per huruf Alquran.

Para narapidana yang sebelumnya buta huruf Alquran kini sudah dapat mengaji. Hal tersebut diakui Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Ardian Nova, usai Habib Bahar dibebaskan dari Lapas Cibinong.

“Tentunya (keberadaan Bahar) membawa dampak positif ya. Misalnya, warga binaan terutama yang satu blok, awalnya tidak bisa mengaji, jadi bisa mengaji,” tutur Ardian kepada Indonesiainside.id, saat dihubungi, akhir pekan ini.

Baca  Sejumlah Tokoh Dan Pakar Hukum Bakal Gugat Perppu Corona Ke MK

Mengutip data Susenas Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, sebanyak 58,57 persen muslim di Indonesia belum bisa membaca Alquran. Jika penduduk Indonesia 250 Juta, dan 200 Juta di antaranya muslim, artinya setengahnya atau 100 ribu muslim belum bisa membaca Alquran.

Kementerian Agama pernah mengusulkan agar metode cepat 1 jam bisa membaca Alquran bisa dijadikan pedoman dalam pemberantasan buta huruf Alquran pada 34 provinsi di Indonesia. Direktur Penerangan Agama Islam Dirjen Bimas Islam, Khoeruddin, di era itu, mengatakan upaya ini dilakukan untuk memberantas buta aksara baca Alquran di kalangan masyarakat muslim yang tersebar di berbagai daerah.

Baca  Diduga Hasil Korupsi, Harta Rp 4 T Milik Mantan Pejabat BUMN Akan Dilaporkan Ke Penegak Hukum

“Metode cepat satu jam bisa membaca Alquran akan kita usulkan menjadi pedoman dalam memberantas buta aksara Alquran di Indonesia,” kata Khoeruddin dikutip dari laman resmi Kemenag.

Memberantas buta huruf Alquran menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya terletak pada da’i atau pendakwah. Dukungan pemerintah melalui Kemenag menjadi kontribusi nyata termasuk dari lembaga dakwah dan kegamaan, program ini harus menjadi skala prioritas.

Baca  Presiden Minta Dihadirkan di Sidang MK. Kenapa?

Sementara itu, Bahar bebas dari Lapas Cibinong sekitar oukul 15.30 WIB, Sabtu (16/5) kemarin. Pembebasan Bahar berdasarkan aturan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Program Pembebasan Bersyarat Asimilasi Kementerian Hukum dan HAM terkait Covid-19.

“Semua sudah terpenuhi sesuai dengan aturan atau Permenkumham yang berlaku,” ujar Ardian. (ASF)

Share :

Baca Juga

Hukum

Bikin Prank Kejang-kejang Kena Corona, Wanita di Bone Sulsel Ditetapkan Jadi Tersangka

Hukum

Presiden Minta Dihadirkan di Sidang MK. Kenapa?

Hukum

Pemenang Lelang Motor Jokowi Ditangkap Polda Jambi, Ini Penjelasan Polisi

Hukum

Kuasa Hukum: Ruslan Buton Dipecat Dari TNI Karena Tolak TKA China Masuk Ke Maluku

Hukum

Kapolsek Diduga Mabuk Tabrak Rumah Warga, Balita dan Nenek Tewas

Hukum

Buntut Surat Minta Jokowi Mundur, Ruslan Buton Dijemput Polisi

Hukum

Mantap! Digugat Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia, MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Hukum

Pengacara Sebut Romahurmuziy Bisa Bebas Pekan Depan, KPK: Kami Bekerja Sesuai Aturan