Home / Nasional

Jumat, 22 Mei 2020 - 17:19 WIB

Bamsoet soal Lelang Motor Jokowi: Kami Kena Prank

Motor GESITS yang dikendarai Jokowi

Motor GESITS yang dikendarai Jokowi

Ketua MPR Bambang Soesatyo merasa terkena candaan alias prank dari Muhammad Nuh, pemenang lelang motor Presiden Joko Widodo (Jokowi) di konser amal bertajuk ‘Bersama Melawan Corona’ yang diadakan pada Minggu (17/5) lalu. Nuh rupanya seorang buruh harian dan bukan pengusaha dari Jambi.

Pada saat lelang, M. Nuh mengaku sebagai pengusaha dari Jambi. Ia menawar motor yang dilelang Jokowi dengan harga Rp2,55 miliar. Namun, setelah dikonfirmasi lebih lanjut, ternyata M. Nuh bukanlah pengusaha. Ia pun kemudian sempat diamankan oleh Polda Jambi.

“Kami kena prank buruh di Jambi bernama M. Nuh, kemudian katanya diamankan Polda Jambi,” ungkap Bamsoet, sapaan akrabnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (22/5).

Baca  Jokowi Minta Warga Hidup Berdamai dengan Virus Corona

Kendati begitu, Bamsoet mengatakan ia sudah meminta kepada Polda Jambi agar M. Nuh dibebaskan. Sebab, ia melihat sejatinya belum ada pihak yang dirugikan dari prank ini.

“Kami sudah mohon Polda Jambi untuk dilepas karena kami tidak ada masalah, tidak ada yang dirugikan karena peminat motor milik dan ditandatangan presiden ini sangat banyak,” katanya.

Bahkan, katanya, ada penawar lain yang memberi tawaran di atas Rp2,55 miliar. Tawaran itu masuk setelah mengetahui bahwa M. Nuh bukanlah pengusaha dan mundur dari tawarannya.

“Tapi kami konsisten utamakan sesuai dengan aturan, kami berikan kepada penawar atau peserta lelang di bawahnya. Namanya siapa akan diumumkan panitia,” ucapnya.

Biaya di Bawah Rp500 Juta

Bamsoet juga mengatakan acara konser dan lelang tak sampai Rp 1 miliar. Menurutnya kabar di media sosial yang menyebutkan dana acara hingga Rp6,7 miliar hoaks.

Baca  Prabowo Jarang Muncul, Sekali Muncul Langsung Puji Pak Presiden

“Beredar juga konser telan biaya Rp6,7 miliar, padahal tidak sampai Rp500 juta,” kata Bamsoet.

Menurut dia, semua yang terlibat dalam konser bekerja tanpa pamrih, mulai dari para seniman, pekerja seninya artis pendukung termasuk Bimbo kerja tanpa pamrih.

“Itu pun biaya kita tutup secara gotong royong seniman dan pribadi yang terlibat tanpa ganggu dana donasi dan tidak ada anggaran negara yang dipakai pada acara ini,” katanya.

Sebelumnya, dalam acara itu, motor listrik merek Gesits yang ditandatangani Jokowi laku dilelang Rp2,5 miliar dalam acara konser amal penggalangan dana secara virtual yang ditayangkan TVRI dan sejumlah stasiun televisi lainnya, Minggu (17/5). Hasil lelang kemudian akan didonasikan untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.

Baca  Iuran BPJS Dinaikkan, Rocky Gerung: Jokowi Bukan Pemimpim Dalam Keadaan Krisis

Motor tersebut jatuh ke tangan seorang warga Jambi, Muh Nuh yang disebut sebagai pengusaha, setelah tawarannya Rp2,55 miliar menjadi yang tertinggi.

Usut punya usut, ternyata M Nuh tidak mengetahui bahwa acara yang diikuti adalah acara lelang. Ia justru mengira bahwa ia mendapatkan hadiah dalam acara tersebut.

Oleh karena itu, panitia konser amal menggelar lelang ulang. Dalam lelang kedua ini banyak pengusaha yang mengajukan penawaran untuk memiliki motor listrik yang telah ditandatangani Jokowi tersebut. (ugo)

Share :

Baca Juga

Global

Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi

Nasional

Imbas Konser Bersatu Melawan Corona, Jokowi Didesak Bubarkan BPIP

Nasional

Pemerintah Diminta Tuntut China soal Mayat ABK WNI Dibuang ke Laut

Nasional

Menag Umumkan Nasib Pemberangkatan Jemaah Haji Selasa Besok

Nasional

Said Iqbal: Jangan Halangi Puluhan Ribu Buruh Demo 30 April

Nasional

Soal Habib Rizieq, Politisi PDIP: Pak Mahfud MD Jangan Asal Ngomong Dong

Nasional

Pemerintah Mengenai Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Beraktivitas

Nasional

Kutip Pejabat AS, Jokowi : Suhu Tinggi Perpendek Hidup Corona