Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 22:35 WIB

Anies Keluhkan Kebijakan Pemerintah Pusat yang Tak Konsisten

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengeluhkan kebijakan pemerintah pusat yang tidak konsisten terkait operasional bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) dari ibu kota.

Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, kebijakan yang tidak konsisten itu, dikhawatirkan bisa memperparah penyebaran virus corona dari Jakarta ke daerah-daerah lain di Indonesia.

“Contohnya, pada 30 Maret 2020, kami hendak menutup terminal bus AKAP. Pemda DKI yang akan melakukannya. Sayangnya, kebijakan itu dibatalkan oleh pemerintah pusat,” ujar Anies dalam wawancara dengan media Australia, dikutip dari YouTube Pemprov DKI pada Senin, 11 Mei 2020.

Baca  Din: Iuran BPJS Naik Saat Corona, Bentuk Kezaliman Pemimpin

Anies menyampaikan, baru pada Kamis, 23 April 2020, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik untuk mencegah penularan corona. Namun, pada Rabu, 6 Mei 2020, ada relaksasi atas aturan yang baru diberlakukan.

“Pada 23 April 2020, mereka menerapkan kebijakan yang sama (yang sempat hendak diterapkan DKI). Tapi saya dengar ada relaksasi aturan lagi,” ujar Anies.

Baca  Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Saat Pandemi

Anies juga mengemukakan, karena sudah tidak bisa mencegah mudik atau pulang kampung dari Jakarta, DKI, berinisiatif akan membatasi arus balik ke Jakarta. Aturan yang menentukan hal itu masih disusun dan akan segera berlaku sebelum Idul Fitri.

“Jadi yang akan kami lakukan sekarang di Jakarta, adalah kami akan membatasi masyarakat masuk ke Jakarta setelah mudik. Aturan akan berlaku ke masyarakat yang hendak pulang di akhir Mei,” ujar Anies. (viva)

Baca  KPK Soroti Kinerja Anies Baswedan, Kok Bisa?

Share :

Baca Juga

Nasional

Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

Nasional

Menang Adu Penalti, Madrid Juara Piala Super Spanyol

Nasional

Jokowi Mengatakan Klorokuin Bisa Sembuhkan Pasien Corona, Kominfo Langsung Ralat. Sumule; Sebar Hoax Dong?

Nasional

Jubir Pemerintah RI Bantah Tudingan Manipulasi Data Kasus Corona

Nasional

Honorer K2 Minta Passing Grade Turun, Pati Sunandar: Namanya Makin Tua, Daya Ingat Berkurang
Token Listrik Gratis

Nasional

Token Listrik Gratis Bulan Mei, Ini Cara Mendapatkan via WhatsApp dan Website PLN

Nasional

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pemenang Lawan Covid-19

Nasional

Dahlan Iskan: Bersyukur Ada Wabah Corona? Rakyat Kecil Bisa Bersedekah ke Pertamina