Home / Politik

Jumat, 17 April 2020 - 16:29 WIB

Ahok Diduga Nepotisme Gara-Gara Cashback Harga BBM buat Ojol, Minta Dibatalkan

Ahok berbincang dengan Presiden Jokowi di peresmian B30

Ahok berbincang dengan Presiden Jokowi di peresmian B30

Jakarta – Kebijakan PT Pertamina (Persero) memberikan cashback harga BBM bagi ojek online (ojol) yang diiumumkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku Komisaris Utama (Komut) dinilai bermuatan tindakan kolusi dan nepotisme.

Penilaian itu sebagaimana disampaikan oleh Mujahid 212 yang juga Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) Damai Hari Lubis. Dia melihat adanya kejanggalan dari yang disampaikan Ahok.

Baca  PBNU Minta Pemerintah Batalkan Pelatihan Online Kartu Prakerja

“Inilah yang disebut kolusi dan nepotisme yang dilarang menurut UU 28/1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan melanggar good goverment atau asas asas pemerintahan yang baik,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/4).

Hal itu dikarenakan, kata Damai, perusahaan ojek online ditengarai berada di lingkaran keluarga beberapa menteri di Kabinet Jokowi.

Baca  Ternyata Segini Jumlah Korban Virus Corona Menurut Worldometer

“Kepala BUMN, keponakan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan), dan pribadi Mendikbud. Kenapa ojek non online serta pengemudi angkot serta rakyat korban PHK tidak diberikan?” duganya Damai.

Sehingga, Damai berharap kebijakan yang tidak adil tersebut dapat segera dibatalkan agar tidak menimbulkan gesekan antar kalangan masyarakat.

“Jadi sebaiknya kebijakan yang kuat kesan kolusi dan nepotismenya ini segera dibatalkan oleh Ahok atau dibatalkan atas perintah Menteri BUMN Erick Thohir. Agar tidak menimbulkan kerugian negara saat pagebluk Covid-19,” tegas Damai.(sta/rmol/pojoksatu)

Baca  UAS Sebut Corona Adalah Tentara Allah, Ruhut Bilang Begini

Share :

Baca Juga

Politik

Adamsyah: Dulu Zero Corona, IMF Buka Pinjaman untuk Corona, Langsung Ngaku Ada

Politik

Susi Bela Rizal Ramli yang Dianggap Sampah Sebut Jokowi Minta Bantuan

Politik

Kordinator Bela Islam Menolak Ahok sebagai Kepala Otoritas Ibukota Negara

Politik

PKS Sebut Prabowo Subianto Sudah Berbeda

Politik

DPR Bertanya Kepada Jokowi: Apa Bedanya Kerumuman di Pasar dan Rumah Ibadah

Politik

Prabowo Ajak Kader Gerindra Patuh dan Bantu Jokowi Atasi Corona

Politik

Viral, Video Adu Mulut Bupati Lumajang Vs Bupati Boltim, Berawal Ucapan “Bodoh” ke Menteri

Politik

Iuran BPJS Dinaikkan, Rocky Gerung: Jokowi Bukan Pemimpim Dalam Keadaan Krisis