Home / Daerah

Selasa, 28 April 2020 - 08:43 WIB

500 WNA Asal China Bakal Masuk ke Sultra, Ali Mazi: Jelas Kita Tolak!

Kendari – Sebanyak 500 Warga Negara Asing (WNA) China bakal masuk di Bumi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai pekan ini secara berangsur-angsur di masa pandemi virus Corona atau Covid-19. Ratusan TKA asal Tiongkok itu sejatinya sudah masuk 22 April 2020 lalu.

Gubernur Sultra Ali Mazi membenarkan hal itu. Namun, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat itu ditolak mentah-mentah oleh Pemerintah Provinsi Sultra. Menurut Ali Mazi penolakan itu karena bertentangan dengan susana kebatinan masyarakat Sultra yang tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

Baca  Pengamat: Presiden Jokowi Harus Segera Buka Data Perjanjian Utang Dengan China 

“Saya langsung mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga DPRD, Dandrem, Kapolda, Imigrasi Kesimpulannya kita keberatan untuk kebijakan memasukan kembali 500 TKA asal Cina,” tegas Ali Mazi saat ditemui di rumah jabatan Gubernur, Senin (26/4/2020).

Politisi NasDem ini mengaku, ihwal penolakan tersebut karena tidak memungkinkan meskipun disertai dengan surat-surat pendukung bebas dari wabah corona. Apalagi, masalah ini TKA pernah memicu keresahan masyarakat.

“Bagaimana mungkin. 49 yang lalu saja, kita sudah babak belur. Kita juga tetap harus lakukan karantina sesuai dengan perundang-undangan. Suasana kebatinan masyarakat menghadapi corona tidak tepat dengan memasukan TKA asal Cina,” jelasnya.

Baca  Liang Lahat Jenazah PDP Corona Sudah Digali, Ya Ampun Warga Menolak

Untuk itu, dirinya pun mengaku juga telah mengundang dari pihak Virtue Dragon untuk menunda sementara waktu keinginannya tersebut. Nanti, setelah wabah Covid-19 ini berakhir, baru akan dibicarakan kembali.

Senada dengan gubernur, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh menyatakan penolakan ini bukan berarti anti terhadap investasi China. Namun, menurut dia, situasinya tidak tepat. Ia meminta agar kebijakan ini ditunda sementara waktu hingga masalah corona ini berhasil dilalui.

Baca  China Akan Bor Minyak di Laut Sengketa, AS dan Australia Kirim Kapal Perang

“Setelah kita kembali seperti semula, silahkan kembali melanjutkan investasinya,” tegasnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Sultra Muh Endang. Dirinya bahkan dengan tegas siap untuk membuat pernyataan resmi ditandatangani oleh seluruh Pimpimpinan bersama Gubernur dan Forkopimda, guna meminta Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan tersebut.

“Kita tanda tangan semua kita serahkan kepada Presiden. Kita tegas nyatakan bahwa, Sultra sementara waktu menolak kehadiran TKA Cina,” kata dia (a)

Share :

Baca Juga

Daerah

Luar Biasa! Karena Surat Anies Semangat Perawat Melawan Corona Makin Tinggi

Daerah

Hore, DKI Jakarta Juga Putihkan Denda Pajak Kendaraan

Daerah

Tolak Dijemput Paksa, Pasien Positif Covid-19 di Tasik Mengamuk Ke Petugas

Daerah

Ketika Ijtimah Jamaah Tabligh Batal dan Pelantikan Uskup Baru Ruteng di NTT Tetap Digelar

Daerah

Dampak Covid-19, Punya Utang di Rentenir? Pemkab Garut Siap Bantu Lunasi, Ini Syaratnya

Daerah

Halo Ibu Risma, Tak Lagi Merah, Kota Surabaya Sudah Zona Hitam

Daerah

4 Pesan Anies Baswedan Menyambut Lebaran 2020 untuk Warga DKI Jakarta
Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Gegara Makan Kapurung Bareng, Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona